4 CARA RAMADHAN DIRUMAH TETAP SEHAT

Marhabban Yaa Ramadhan. Kita bertemu dengan bulan suci Ramadhan lagi. Bulan penuh ampunan dan penuh dengan rahmat Allah SWT. Seperti yang kita ketahui, bulan Ramadhan tahun ini adalah special. Mengapa special? Ya. Bulan Ramadhan tahun ini akan dilaksanakan ditengah suasana pandemi Covid-19. Ujian Ramadhan kali ini akan bertambah dengan adanya pandemi Covid-19 yang berimbas pada pemberlakuan social distancing.
Contoh beberapa kegiatan yang tidak bisa kita lakukan di bulan Ramadhan tahun ini yaitu buka bersama, sahur on the road, jalan-jalan menjelang berbuka puasa atau yang sering disebut ngabuburit. Bahkan tarawih juga tidak dapat dilaksanakan di beberapa daerah yang terdampak. Dampak yang lebih parah adalah larangan mudik dan berkumpul keluarga saat hari raya Idul Fitri. Semua masyarakat merasa sedih karena beberapa aktivitas ini khas dilakukan saat bulan Ramadhan.
Namun, berkah tersendiri pasti tersedia di balik semua ujian ini. Ibadah puasa harus tetap berjalan secara maksimal agar kita tetap mendapatkan pahala dan keistimewaan bulan suci Ramadhan. Agar ibadah puasa tetap penuh makna ditengah pandemic Covid-19, berikut hal-hal yang perlu diperhatikan.
1. Berdoa dan niat
Doa dan niat adalah dua hal utama yang perlu ditingkatkan. Di bulan yang penuh keistimewaan ini, merupakan kesempatan kita untuk terus mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Kita dapat meningkatkan ikhtiar dan berdoa agar tetap diberikan keteguhan mengarungi masa-masa wabah ini. Di momentum Ramadan ini kita optimalkan untuk bermunajat dan memanjatkan doa dengan berbagai ibadah yang kita lakukan agar wabah Covid-19 segera diangkat oleh Allah SWT.
2. Siapkan ibadah Ramadan di rumah
Kita mungkin akan kehilangan beberapa aktivitas khas Ramadhan. Seperti tarawih di masjid atau mushala, hingga berbuka puasa bersama teman atau keluarga besar. Seluruh ibadah harus dilakukan di rumah demi memutus laju penyebaran virus corona. Sekalipun tidak beribadah diluar rumah, protokol pencegahan Covid-19 harus tetap dilaksanakan dirumah. Semoga dengan ibadah dilakukan dirumah dapat menjaga kesehatan dan meningkatkan tingkat ketaqwaan kita kepada Allah SWT.
3. Perhatikan waktu tidur
Bukan hanya untuk tujuan sahur, namun juga untuk menjaga agar sistem kekebalan tubuh tetap optimal selama menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan ini. Tidur yang cukup merupakan salah satu perilaku hidup sehat yang akan mencegah kita dari berbagai macam penyakit. Mengurangi begadang dimalam hari akan memberikan waktu yang cukup organ tubuh kita untuk memperbaiki diri sehingga dapat optimal menjalankan fungsinya.
4. Mulai mengatur menu di bulan Ramadan
Berlakulah cerdas memilih bahan makanan sebab Ramadan sekaligus bisa jadi momen untuk memulai menerapkan pola hidup sehat. Perhatikan bahan-bahan makanan yang disajikan untuk sahur dan berbuka puasa. Hindari makanan yang memberikan efek kurang baik untuk menjalankan puasa. Misalnya, kangkung yang mengandung kalium tinggi yang memberikan dampak lemas selama berpuasa karena tekanan darah menurun. Batasi konsumsi kopi atau teh yang sifat diuretiknya dapat menarik cairan dari tubuh dan berakibat dehidrasi selama menjalankan ibadah puasa.
Dengan adanya ujian tambahan di bulan Ramadhan tahun ini, semoga kita semua lebih meningkatkan ketaqwaan dan nila ibadah kita. Manfaatkan momentum ini untuk terus memanjatkan doa semoga agar wabah Covid-19 ini lekas diangkat oleh Allah SWT dan kita semua diberikan keteguhan iman serta kesehatan dalam menjalankan ibadah bulan suci Ramadhan. Tetaplah sehat dan mari tingkatkan iman kita selama masa pandemi melalui Ramadhan dirumah. (LPPM STIKes ICsada Bojonegoro)

Klik link untuk tambahan wawasan :
http://jurnal.stikesicsada.ac.id/index.php/jmakia
http://jurnal.stikesicsada.ac.id/index.php/Humanis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*