UPAYA PENCEGAHAN COVID-19 BAGI ANAK DI RUMAH

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit saluran napas yang disebabkan oleh virus corona jenis baru yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya pada manusia. COVID-19 telah dinyatakan sebagai pandemi dunia oleh WHO (WHO,2020). Dan juga telah dinyatakan Kepala Badan nasional penanggulangan Bencana melalui Keputusan nomor 9 A Tahun 2020 diperpanjang melalui Keputusan nomor 13 A tahun 2020 sebagai Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus. COVID-19 dapat mengenai siapa saja, tanpa memandang usia, status social ekonomi dan sebagainya. Termasuk anak-anak juga beresiko terinfeksi COVID-19.
Tanda dan gejala COVID-19 pada anak sulit dibedakan dari penyakit saluran pernapasan akibat penyebab lainnya. Gejala dapat berupa batuk pilek seperti penyakit common cold atau selesma, dengan atau tanpa demam, yang umumnya bersifat ringan dan akan sembuh sendiri. Penyakit saluran pernafasan menjadi berbahaya apabila menyerang paru-paru, yaitu menjadi radang paru atau yang disebut pneumonia. Gejala pneumonia adalah demam, batuk, dan kesulitan bernafas yang ditandai dengan nafas cepat dan sesak nafas.
Sehubungan sebaran kasus COVID-19 pada usia 0-9 tahun di China 0,9%, Korea Selatan 1% dan Italia 0,6%, dan hingga bulan April 2020 telah tersebar di 30 provinsi maka sangat penting melakukan upaya pencegahan penularan COVID-19 pada anak Indonesia. Selama masa pandemi COVID-19 ini, orang tua memiliki peranan yang lebih besar dalam upaya pencegahan infeksi COVID-19 pada anak. Terlebih lagi dengan adanya sistem belajar dirumah memberikan dampak yang sangat besar bagi proses pertumbuhan dan perkembangan anak. Penting bagi orang tua memahami langkah-langkah pencegahan yang harus diterapkan kepada anak dirumah.

  1. Memberi pengertian pada anak untuk beraktifitas di dalam rumah. Jelaskan prinsip physical distancing, menjaga jarak dengan orang lain minimal 1 m.
  2. Membiasakan anak mencuci tangannya dengan air bersih dan sabun lebih sering yaitu sebelum makan, setelah buang air, sebelum dan setelah melakukan aktivitas (bermain, menyentuh hewan, dsb). Penggunaan hand sanitizer hanya alternative apabila tidak tersedia air mengalir dan sabun, misalnya jika jauh dari sarana cuci tangan.
  3. Mengingatkan anak untuk tidak menyentuh mata, hidung, dan mulut sebelum mencuci tangan.
  4. Memakai masker (masker kain) saat memerlukan ke luar rumah atau sedang batuk/ pilek untuk mencegah penularan melalui batuk dan bersin.
  5. Segera mandi, cuci rambut dan mengganti baju sesampainya di rumah setelah berpergian.
  6. Membersihkan benda-benda yang sering disentuh seperti perabot, gagang pintu, mainan, gawai dan lain-lain dengan desinfektan secara berkala.
  7. Orang tua mengajari anak untuk menerapkan praktik pencegahan infeksi dengan metode menarik. Misalnya saat mencuci tangan dengan air bersih dan sabun dilakukan dengan menyanyikan lagu untuk berlatih mencuci tangan atau menggunakan handrub minimal selama 40-60 detik. Orang tua dapat memberi anak hadiah untuk mencuci tangan yang sering / tepat waktu
  8. Gunakan boneka untuk menunjukkan gejala bersin, batuk dan menutup bersin atau batuk dengan siku tangan untuk melatih anak etika batuk dan bersin yang benar.
  9. Ajari anak cara memakai masker yang benar.
  10. Ajari anak mencuci tangan sebelum dan sesudah memakai masker.
  11. Pastikan masker menutup mulut, hidung dan dagu.
  12. Hindari menyentuh masker saat memakainya, minta anak mencuci tangan jika menyentuh masker.
  13. Melepas masker dengan hanya menyentuh talinya untuk segera dicuci

Mengingat pentingnya peran orang tua dan gentingnya situasi pandemi saat ini, diharapkan orang tua mampu memberikan pemahaman dan pendidikan kepada anak tentang situasi saat ini dan apa yang harus dilakukan. Orang tua juga harus selalu memberikan pendampingan dan pembimbingan selama masa pandemi ini, baik dibidang pendididikan, spiritual hingga kesehatan (LPPM STIKes ICsada Bojonegoro. Sumber : covid19.go.id)

Klik link untuk akses Jurnal Ilmu Kesehatan dari STIKes Insan Cendekia Husada Bojonegoro:
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA : http://jurnal.stikesicsada.ac.id/index.php/jmakia
Jurnal Pengabdian Masyarakat HUMANIS : http://jurnal.stikesicsada.ac.id/index.php/Humanis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*