KEBIJAKAN PELAYANAN LANSIA PADA MASA PANDEMI COVID-19 DALAM MENGAHADAPI MASA NEW NORMAL

Lansia menurut World Health Organisation (WHO), lansia adalah seseorang yang telah memasuki usia 60 tahun keatas. Lansia merupakan kelompok umur pada manusia yang telah memasuki tahapan akhir dari fase kehidupannya. Lansia merupakan kelompok yang rentan karena penurunan sistem imunitas tubuh dan cenderng multipatologis sehingga lebih beresiko terpapar dan terinfeksi Covid-19. Data dari Kementrian Kesehatan RI terkait proporsi kasus positif dalam perawatan, sembuh dan meninggal menurut kelompok umur menggambarkan bahwa semakin tinggi usia semakin tinggi angka kematian karena Covid-19.

New normal merupakan kondisi dimana masyarakat dapat melakukan kegiatan sehari-hari dengan melakukan adaptasi perilaku untuk dapat hiudp berdampingan dengan Covid-19. Hal ini diperlukan karena masyarakat perlu untuk beraktifitas memenuhi kebutuhan hidupnya namun tetap terlindungi dari resiko infeksi Covid-19. Hampir sama dengan protokol sebelum adanya new normal, kehidupan di era new normal tetap mengutamakan protokol kesehatan. Diantaranya menggunakan masker jika sedang beraktifitas diluar ruangan, jaga jarak dan minimalkan kerumunan, konsumsi gizi seimbang, cuci tangan dengan sabun serta bawa handsanitizer kemana-mana, jaga daya tahan tubuh, istirahat dan olahraga yang cukup.

Perburukan gejala dan penurunan peluang kesembuhan dari orang yang terinfeksi Covid-19 sebagian besar karena adanya penyakit komorbid atau penyakit penyerta. Penyakit komorbid rentan terjadi pada lansia. Itulah sebab lansia sangat beresiko mengalami gangguan kesehatan dan infeksi penyakit karena selain secara fisiologis imunitas menurun, lansia juga sering memiliki riwayat penyakit penyerta. Lansia merupakan salah satu kelompok rentan yang patut mendapatkan perhatian khusus selama masa pandemi Covid-19 menuju New Normal ini. Beberapa hal yang harus diperhatikan untuk menjaga lansia dari resiko infeksi Covid-19.

  1. Lansia agar menjauhi keramaian, kerumunan, dan kegiatan social.
  2. Sedapat mungkin jaga agar lansia tetap berada di rumah/ senior living/ panti wreda.
  3. Dukung lansia agara tetap melakukan aktifitas fisik dan kegiatan yang menyenangkan untuk menghindarkan lansia dari stress yang berpengaruh pada kondisi psikologis dan fisik
  4. Jaga lingkungan tetap bersih, aman dan nyaman. Ruangan harus mempunyai ventilasi yang baik dan cahaya matahari yang masuk cukup
  5. Makan makanan dengan gizi seimbang, bila perlu minum multivitamin untuk menunjang sistem imunitas tubuh
  6. Pastikan lansia cukup istirahat dan tidur, minimal 6-8 jam.

New normal memang sesuatu yang baru dikehidupan saat ini. Tantangan bagaimana kita dapat terus beraktifitas normal berdampingan dengan Covid-19 juga harus diterapkan kepada lansia. Dampingi dan jangan lelah untuk mengingatkan kembali prinsip new normal kepada lansia karena lansia pada prinsipnya mulai mengalami penurunan fungsi fisiologis yang dapat berdampak pada penurunan seluruh aspek kognitif dan afektif. Keluarga dan masyarakat mempunyai peran yang penting dalam upaya pencegahan Covid-19 pada kelompok rentan, salah satunya lansia (LPPM STIKes ICsada Bojonegoro).

Sumber : Webinar IPEGERI, Ketangguhan Lansia dan Ketahanan Keluarga dalam Menghadapai Pandemi Covid-19 dan New Normal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*